Monday, 9 April 2018

Proposal - Efishery


BAB I
PENDAHULUAN
1.1.Latar Belakang
            Dalam ternak ikan, pakan adalah hal yang sangat vital. Kurang memberi pakan pada ikan akan menghambat pertumbuhan ikan. Disisi lain, pemberian pakan yang berlebih bisa berdampak pada kondisi kolam karena pakan yang terbuang akan menimbulkan parasit pada kolam. Kondisi terasebutlah yang dapat membuat peternak merugi. Apalagi jika kolam yang dimiliki sangat luas. Hal itu membutuhkan tenaga ekstra untuk melakukan pengawasan. Salah memilih pengurus kolam ditambah tidak bisa terpantau secara real time dapat merugikan di pihak peternak. Kerap terjadi pengurus menyelewangkan harga pakan untuk keuntungan pribadi atau pengurus lupa memberi pakan ikan. Tidak ada bukti real apakah pengurus sudah melakukan tugasnya atau tidak.
Oleh karena itu, dibuatlah efhisery untuk melakukan pakan otomatis kepada ikan dengan memperhatikan nafsu makan ikan ditambah dapat dipantau kondisi ikan dimanapun oleh peternak sehingga menyebabkan pengelolaan ternak ikan semakin baik.
1.2.Maksud dan Tujuan
1.2.1 Maksud
·         Memberikan pakan ikan secara otomatis
·         Peternak dapat melihat perkembangan ikan dimanapun secara online
1.2.2 Tujuan
·         Peternak dapat meningkatkan keuntungan dari ternak ikan
·         Peternak dapat melakukan Analisa secara realtime diamanapun melalui aplikasi
1.3.Ruang Lingkup
·         Sistem dapat memberi pakan ikan secara otomatis
·         Sistem dapat memantau perkembangan ikan
·         Sistem dapat memantau kondisi kolam

BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Nama Sistem
                 Nama dari sistem ini adalah “Efishery”.
2.2 Metodologi Pengerjaan
·         Requirement, pada tahapan ini efishery akan mendefiniskan apa saja yang diinginakan sistem mulai dari awal sistem itu dibuat hingga nanti saat sistem dideploy
·         Design, pada tahapan ini efishery akan menghasilkan sebuah arsitektur sistem secara keseluruhan dan menentukan alur dari perangkat lunak
·         Implementation, pada tahapan ini hasil dari tahapan design akan diubah menjadi kode kode program serta setting dari perangkat IoTnya.
·         Verification, pada tahapan ini adalah tahapan dimana hasil yang didapatkan pada tahapan implementation akan diverifikasi dengan rencana pembuatan dan requirement design di awal
·         Maintenance, pada tahapan ini efishery akan melakukan perawatan dan perbaikan sistem jika ada kendala.
2.3 Teknologi Yang Digunakan
      2.3.1 Perangkat Keras
·         Raspbery PI 1 Model B+
·         Vibration Sensor
·         Accelerometer
·         Mobile Device dengan sistem operasi Android minimal Versi 5.1.1
·         Laptop / PC dengan spesifikasi minimal Processor Intel® Core™ i3-2410M, RAM 2 GB, Harddisk 256GB
2.3.2 Perangkat Lunak
·         Android Studio
·         Ubuntu Linux 14
·         MySql Database
·         GIT
·         Raspbian
2.4 Tenaga Ahli
Untuk pengerjaan proyek efishery dibutuhkan beberapa tenaga ahli. Berikut spesifikasi tenaga ahli yang dibutuhkan:
·         Team Leader sebanyak 1 orang,
·         Ahli Analis Sistem sebanyak 1 orang
·         Ahli Elektronika Arus Lemah sebanyak 3 orang
·         Ahli IoT sebanyak 2 orang
·         Ahli database sebanyak 1 orang
·         Frontend Programmer 2 Orang
·         Backend Programmer 3 Orang
·         Ahli bidang perikanan sebanyak 2 orang
2.5 Rincian Biaya
      2.5.1 Kebutuhan Perangkat Lunak
·         Android Studio                                  Free
·         Ubuntu Linux 14                               Free
·         MySql Database                                 Free
·         GIT                                                    Free
·         Raspbian                                            Free
2.5.2 Kebutuhan Perangkat Keras
·         Raspbery PI 1 Model B+                   Rp. 40.000.000,00
·         Vibration Sensor                                Rp. 15.000.000,00
·         Accelerometer                                    Rp. 15.000.000,00
·         Server                                                 Rp. 30.000.000,00
Total                                                  Rp 100.000.000,00
2.5.3 Kebutuhan Pegawai
·         Team Leader                                     Rp. 20.000.000 x 1
·         Ahli Analis Sistem                            Rp. 10.000.000 x 1
·         Ahli Elektronika                                Rp. 5.000.000 x 3
·         Ahli IoT sebanyak                             Rp. 5.000.000 x 2
·         Ahli database                                    Rp. 5.000.000 x 1
·         Frontend Programmer                       Rp. 5.000.000 x 2
·         Backend Programmer                       Rp. 5.000.000 x 3
·         Ahli bidang perikanan                       Rp. 5.000.000 x 2
Total                                                 Rp. 95.000.000
2.5.4 Kebutuhan Lain lain
·         Lain lain                                              Rp 5.000.000
Total                                                   Rp. 5.000.000
2.6 Keluaran
Keluaran minimal dari Proyek efishery adalah sebagai berikut:
·      Aplikasi Mobile Efishery berbentuk apk produksi sehingga bisa langsung didistribusikan
·      Versioning dari aplikasi yang sudah dibuat beserta dokumentasinya juga harus tersedia di dalam versioning tersebut
·      Perangkat IoT Efishery
·      Dokumentasi kegiatan yang dilaksanakan selama melakukan pengembangan proyek Efishery
·      Dokumentasi seluruh sistem dalam bentuk buku manual
·      Petunjuk penggunaan dalam bentuk gambar dan video
·      Pelatihan , pendamping / asistensi, garansi dan pemeliharaan


BAB III
PENUTUP

Demikian proposal pembuatan sistem efishery ini kamu ajukan. Mengingat betapa pentingnya pengamatan perkembangan ikan maka perlu adanya sistem efishery untuk memantau segala aktifitas yang terjadi di kolam ikan
Terima kasih atas perhatiaanya kami ucapkan terima kasih.

Monday, 26 March 2018

Revisi - Kerangka Acuan Kerja


1.      Latar Belakang
            Dalam ternak ikan, pakan adalah hal yang sangat fital. Kurang memebri pakan pada ikan akan menghambat pertumbuhan ikan. Disisi lain, pemberian pakan yang berlebih bisa berdampak pada kondisi kolam karena pakan yang terbuang akan menimbulkan parasite pada kolam. Kondisi terasebutlah yang dapat membuat peternak merugi. Apalagi jika kolam yang dimiliki sangat luas. Hal itu membutuhkan tenaga ekstra untuk melakukan pengawasan. Salah memilih pengurus kolam ditambah tidak bisa terpantau secara real time dapat merugikan di pihak peternak. Kerap terjadi pengurus menyelewangkan harga pakan untuk keuntungan pribadi atau pengurus lupa memberi pakan ikan. Tidak ada bukti real apakah pengurus sudah melakukan tugasnya atau tidak.
Oleh karena itu, dibuatlah efhisery untuk melakukan pakan otomatis kepada ikan dengan memperhatikan nafsumakan ikan ditambaha dapat dipantau kondisi ikan dimanapun oleh peternak sehingga menyebabkan pengelolaan ternak ikan semakin baik.
2.      Maksud dan Tujuan
Maksud
-          Memberikan pakan ikan secara otomatis
-          Peternak dapat melihat perkembangan ikan dimanapun secara online
Tujuan
-          Peternak dapat meningkatkan keuntungan dari ternak ikan
-          Peternak dapat melakukan Analisa secara realtime diamanapun melalui aplikasi
3.      Sasaran
Sasaran pembuatan aplikasi ini adalah meminimalisir kesalahan dalam pakan ikan untuk meningkatkan keuntungan dari ternak ikan.

4.      Nama dan Organisasi Pengguna Jasa
Efihsery, Cikutra Baru V, No 18 Bandung, Jawa Barat, Indonesia
 +62 (22) 727 468
 +62 811 220 7199

5.      Sumber Pendanaan
Sumber pendanaan pengadaan aplikasi dan alat Efhisery adalah dari anggaran riset sebesar Rp 200.000.000,00.
6.      Lingkup
Kegiatan pembuatan IoT efhisery ini dilaksanakan dalam bentuk web dan perangkat keras melalui tahap – tahap analisis, desain, koding, uji coba, dan implementasi. Adapun ruanglingkuo pengerjaan adalah sebagai berikut:
1.      Mengidentifikasi kebutuhan user yang dalam hal ini adalah peternak ikan
2.      Melakukan perancangan secara keseluruhan sistem karena aplikasi akan dikembangkan dengan prinsip IoT. Rancangan meliputi desain web dan bentuk perangkat keras berserta sensor – sensor yang akan terpasang.
3.      Melakukan perancangan tiap divisi. Terdapat 3 jenis divisi, yaitu desain sistem, perangkat keras, dan penghubung perangkat keras dan perangkat lunak.
4.      Melakukan setting environtment seperti server-server.
5.      Melakukan pekerjaan oleh tiap tiap divisi. Setiap divisi akan bekerja sesuai lingkupnya masing-masing seperti pembuatan web atau pemasangan sensor.
6.      Testing apliaksi
7.      Debugging perangkat.
8.      Pembuatan dokumentasi
9.      Pemasangan perangkat ke mitra peternak ikan
10.  Melakukan pelatihan kepada mitra peternak ikan
7.      Lokasi
            Pengerjaan dilakukan di kantor dengan kebutuhan khusus kolam ikan lengkap berisi ikan.
8.      Fasilitas
Fasilitas yang disediakan oleh perusahaan adalah
1.      Server pengembangan.
2.      Akses data dan riset dari perusahaan
3.      Konsultasi kepada pihak di dalam perusahaan untuk pengembangan aplikasi
9.      Alih pengetahuan
Untuk mendukung kelangsungan perangkat IoT eFhisery, pengembang diharuskan melakukan langkah alih pengetahuan
1.      Penegmbang membuat dokumentasi yang jelas dan lengkap tentang perangkat eFhisery baik perangkat keras atau web.
2.      Pengembang membuat manual guide untuk pihak peternak ikan dan pihak eFishery
3.      Pengembang membuat demonstrasi penggunaan aplikasi yang berbentuk gambar dan video.
10.  Metodologi
Metodologi yang digunakan untuk mengembangkan perangkay IoT adalah waterflow. Metode waterfall adalah suatu proses pengembangan perangkat lunak berurutan, di mana kemajuan dipandang sebagai terus mengalir ke bawah(seperti air terjun) melewati fase-fase perencanaan, pemodelan, implementasi(konstruksi), dan pengujian. Metode pengembangan waterfall juga dikenal dengan metode pengembangan linear karena output dari proses ebelumnya menjadi input proses selanjutnya. Ilustrasi pengembangan dengan metode waterfall bisa dijelaskan dengan gambar berikut:

Sumber gambar: Wikipedia.org
Berikut ini adalah uraian penjelasan metode waterfall
·         Requirement, pada tahapan ini efishery akan mendefiniskan apa saja yang diinginakan sistem mulai dari awal sistem itu dibuat hingga nanti saat sistem dideploy
·         Design, pada tahapan ini efishery akan menghasilkan sebuah arsitektur sistem secara keseluruhan dan menentukan alur dari perangkat lunak
·         Implementation, pada tahapan ini hasil dari tahapan design akan diubah menjadi kode kode program serta setting dari perangkat IoTnya.
·         Verification, pada tahapan ini adalah tahapan dimana hasil yang didapatkan pada tahapan implementation akan diverifikasi dengan rencana pembuatan dan requirement design di awal
·         Maintenance, pada tahapan ini efishery akan melakukan perawatan dan perbaikan sistem jika ada kendala.
11.  Jangka Waktu Pelaksanaan
Jangka waktu pelaksanaan proyek efishery ini selama 90 hari dihitung dari tgl 13 maret 2018.
12.  Kualifikasi
Aplikasi efishery memenuhi klasifikasi sebagi berikut
·         Perangkat IoT harus bisa memprediksi nafsu ikan denga ketepatan minimal 90%
·         Perangkat IoT harus bisa menangani 100 ikan sekali proses
·         Aplikasi Efushery harus berjalan pada platform mobile
·         Aplikasi Efishery harus bisa tersinkronasi secara real time dengan perangkat IoT
·         Aplikasi Efishery mempunyai metode backup dan restore otomatis
13.  Tenaga Ahli
Untuk pengerjaan proyek efishery dibutuhkan beberapa tenaga ahli. Berikut spesifikasi tenaga ahli yang dibutuhkan:
·         Team Leader sebanyak 1 orang,
·         Ahli Analis Sistem sebanyak 1 orang
·         Ahli Elektronika Arus Lemah sebanyak 3 orang
·         Ahli IoT sebanyak 2 orang
·         Ahli database sebanyak 1 orang
·         Frontend Programmer 2 Orang
·         Backend Programmer 3 Orang
·         Ahli bidang perikanan sebanyak 2 orang
14.  Keluaran
Keluaran minimal dari Proyek efishery adalah sebagai berikut:
·         Aplikasi Mobile Efishery berbentuk apk produksi sehingga bisa langsung didistribusikan
·         Versioning dari aplikasi yang sudah dibuat beserta dokumentasinya juga harus tersedia di dalam versioning tersebut
·         Perangkat IoT Efishery
·         Dokumentasi kegiatan yang dilaksanakan selama melakukan pengembangan proyek Efishery
·         Dokumentasi seluruh sistem dalam bentuk buku manual
·         Petunjuk penggunaan dalam bentuk gambar dan video
·         Pelatihan , pendamping / asistensi, garansi dan pemeliharaan
15.  Pelaporan
1.      Laporan awal, berisi
·         Metodologi/rencana pelaksanaan
·         Alokasi tim ahli dan pendukung lainnya
·         Jadwal Kegiatan
·         Desain Awal Sistem
2.      Laporan interim
·         Hasil kegiatan yang sudah dicapai
·         Masalah yang terjadi saat pengembangan dan solusnya
·         Rencana baru selanjutnya
3.      Laporan akhir
·         Memuat seluruh proses kegiatan
·         Dokumentasi lain yang berkaitan dengan pengembangan proyek efishery
·         Manual book